67 Anak

Bookmark this
March 12, 2019

67 ANAK

Setelah menghitung-hitung, Aaron Long dari Seattle mengambil kesimpulan bahwa ia mungkin punya 67 anak, namun ia tidak tahu siapa mereka dan di mana mereka berada. Aaron menyumbangkan spermanya saat ia masih kuliah, supaya pasangan yang mengalami kesulitan punya anak atau perempuan single yang ingin punya anak bisa memanfaatkan spermanya. Kedengarannya seperti kemajuan ilmu yang sangat bermanfaat. Tetapi bagaimana kalau anak-anak yang tersebar itu tiba-tiba saling bertemu lalu jatuh cinta dan menikah? Atau kemungkinan ekstrimnya, Aaron bertemu dengan salah satu anaknya lalu jatuh cinta? Kemungkinan itu bukannya tidak ada.

Kisah ilmiah lain, He Jiankui ilmuwan Cina mengatakan bahwa ia telah mengedit DNA dua embrio yang kini sudah lahir sehingga bayi-bayi itu tidak bisa terkena penyakit HIV. Luar biasa bukan? Tetapi apakah ini kemajuan? Ada sesuatu yang sangat penting akan hilang bila manusia bisa mengedit alias “menciptakan” manusia lain sesuai keinginannya, yaitu kasih dan penerimaan tanpa syarat. Cinta seorang ibu sangat mulia karena ia menerima anaknya sebagaimana adanya, cinta tanpa syarat. Seperti apapun anak itu, coklat, kuning langsat, mata sipit, mata lebar, maupun berkebutuhan khusus, orangtua menerimanya dengan penuh cinta. Tetapi editing membuat orangtua menetapkan syarat. Suatu saat, kita bisa meminta anak kita pria, tingginya sekian, matanya berwarna ini, IQ sekian, kebal HIV, dll. Kalau yang lahir berbeda dari harapan, perasaan yang ada adalah kecewa, bukan menerima dengan rela.

Tuhan memberi batasan, tetapi manusia ingin memindahkannya karena manusia ingin bermain sebagai Tuhan. Ilmu dan kemajuan teknologi memang penting. Tetapi tanpa dipagari oleh Firman Tuhan, moral dan iman, semuanya akan kacau. (Esther Idayanti)

ILMU MEMBERITAHU "BAGAIMANA", IMAN MEMBERITAHU "MENGAPA".



 

Mengunduh Artikel

Anda dapat mengunduh artikel yang anda tulis disini untuk menjadi berkat bagi banyak orang. Tulisan anda harus sesuai dengan norma norma dengan ajaran Kristus.