Cemburu

Bookmark this
March 16, 2020 By Esther Idayanti

Kata orang, cemburu itu tanda cinta, karena kita ingin menjadi perhatian satu-satunya. Tetapi, cemburu mungkin juga tanda “insecurity” atau rasa tidak aman. Dalam dramanya Othello, Shakespeare mengkisahkan tentang seorang jendral dari Afrika yang sedang bertugas di Venice. Desdemona, istri Othello, setia menunggu sang suami di negaranya. Namun, Iago, sang ajudan, mempermainkan kerentanan Othello yang merasa tidak percaya diri dengan kulitnya yang hitam, menikah di usia tua, dan tidak berasal dari kelas sosial yang sama dengan Desdemona. Drama ini berakhir dengan Othello membunuh Desdemona akibat cemburu, baru kemudian ia sadar bahwa kecurigaannya tak berdasar. Cemburu bisa membunuh cinta, seperti Othello membunuh Desdemona yang mencintainya.

Cemburu mungkin didasari ketakutan dari hubungan masa lalu, yang seharusnya tidak dibawa-bawa ke hubungan saat ini. Atau Anda melihat orang lain yang Anda rasa lebih dari Anda, lalu merasa terancam (“insecure”). Kemudian, Anda mencari “tanda-tanda” apakah pasangan Anda setia, bahkan ketika semuanya sebenarnya baik-baik saja. Lalu rasa takut itu semakin besar, dan Anda mulai memeriksa telepon genggamnya, membuka medsosnya, membaca emailnya. Makin lama Anda makin menderita, dan pasangan Anda semakin merasa sesak, karena Anda “posesif” mengontrolnya.

Sadari bahwa cemburu justru bisa membunuh cinta. Cari sumber kecemburuan Anda, supaya bisa diatasi. Bangun diri Anda, fokus pada kelebihan Anda, sehingga Anda bisa berkembang tanpa merasa tersaingi. Memang cinta ada risikonya, tetapi kita bisa mengembangkan cinta tanpa pamrih, yaitu cinta yang memberi. Buat Anda yang dicemburui, beri banyak pujian dan nyatakan dengan perilaku bahwa Anda bisa dipercaya.

Cemburu itu normal, tetapi bila berlebihan akan merusak. Cemburu itu masalah saya, bukan dia. Semua hubungan dibangun berdasarkan kepercayaan, bukan kecemburuan. (Esther Idayanti)

CEMBURU ADALAH PERASAAN YANG KUAT, YANG DAPAT MENGHANCURKAN HUBUNGAN YANG KUAT.

Written by

Esther Idayanti



 

Mengunduh Artikel

Anda dapat mengunduh artikel yang anda tulis disini untuk menjadi berkat bagi banyak orang. Tulisan anda harus sesuai dengan norma norma dengan ajaran Kristus.