Finishing Well and Strong

Bookmark this

“Yosua bangun pagi-pagi, lalu ia dan semua orang Israel berangkat dari Sitim, dan sampailah mereka ke sungai Yordan, maka bermalamlah mereka di sana, sebelum menyeberang.” (Yos.3:1)

Banyak orang bisa mengawali dengan baik tetapi banyak yang terhenti di tengah jalan, mengundurkan diri menjadi kecewa dan menjauhkan diri dari Tuhan. Suatu kehidupan bisa kita lihat dan perhatikan bahwa banyak orang bisa berangkat tetapi tidak bisa tiba pada tujuan. Anda perlu bukan hanya bisa memulai dengan baik, tetapi juga harus bisa mengakhiri dengan baik. Rasul Paulus mengatakan bahwa tidak saja bisa mengawali dengan baik tetapi juga mengakhiri dengan baik. Banyak yang dipanggil tetapi sedikit yang dipilih, tetapi hendaklah kamu setia. Firman Tuhan katakan “Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.”(2Tim 4:7)

“Setelah Yosua menjadi tua dan lanjut umurnya, berfirmanlah TUHAN kepadanya: "Engkau telah tua dan lanjut umur, dan dari negeri ini masih amat banyak yang belum diduduki.” (Yos.13:1)

Jadi orang Kristen hanya sekedar datang dengan rutin tetapi siaplah menjadi orang Kristen yang akan dipakai Tuhan, ada panggilan Tuhan dan mengerjakan panggilan itu dengan baik. Demas adalah pembantu rasul Paulus tetapi ketika dalam pelayanan ia mengundurkan diri dan menjadi kecewa sehingga ia mengundurkan diri dan tidak melayani lagi. Ketika kita membiarkan kecewa dan mengundurkan diri maka iblis akan mengambil alih dalam kehidupan dan terus menjauhkan diri kita dari Tuhan. Demas tidak baik menjadi orang yang setia dan mengakhiri hidup dengan baik. “Berusahalah supaya segera datang kepadaku, karena Demas telah mencintai dunia ini dan meninggalkan aku. Ia telah berangkat ke Tesalonika. Kreskes telah pergi ke Galatia dan Titus ke Dalmatia.” (2 Tim. 4:9-10)

Bagaimana bisa bertahan untuk mengawali dan mengakhiri dengan baik panggilan Tuhan dalam hidup kita?

1. Berjaga-jaga dengan daya tarik dunia

Kita harus berhati-hati dengan apa yang menjadi tawaran dunia, supaya kita tidak terlena sehingga menjadi kecewa dan mengundurkan diri dari Tuhan. Dalam menangani kehidupan yang serba wah, itu semua adalah semu dan kering yang akan merusak kehidupan kita. Marketing adalah bidang yang mengubahkan persepsi setiap orang, dunia dengan trik-trik menawarkan tentang hal-hal yang bisa menjebak dan merusak hidup kita. Hidup sederhana adalah satu strategi untuk melawan hidup glamour yang di tawarin dunia ini. “Barangsiapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.” (Mat. 10:39). Hidup itu ada dua level, yaitu level hidup dunia dan level hidup yang Tuhan Yesus bawa. Jika kita mempertahankan nyawa kita maka kita akan kehilangan nyawa, tetapi berbeda ketika kita rela kehilangan nyawa kita di dalam Yesus akan mengubahkan kita memiliki yang kekal dalam Yesus Kristus. Maka kita akan menerima kehidupan yang kekal, artinya jangan tukar level kehidupan dunia dengan level kehidupan surga bersama Tuhan Yesus.

2. Harus bisa menguasai rasa tidak berdaya dan putusasa dalam perjalanan hidup mengikuti Tuhan

Pernah mengalami putusasa dan tidak berdaya! Pasti mengalami itu. Siapapun kita sekalipun hamba Tuhan yang hebat dan besar pasti mengalami frustasi dan kecewa?Karena kita tidak bisa bagaimana menghandle masalah, perasaan dan frustasi yang dihadapi. Di dalam pelayanan banyak mengalami stress dan intimidasi. Jangan biarkan stress dan intimidasi tetapi cari orang lain untuk sharing dan bercerita untuk melepaskan segala kepenatan yang ada. Kita membutuhkan Tuhan dalam segala masalah dan persoalan hidup ini, dan jangan biarkan kegagalan menghancurkan hidup kita tetapi, kita harus bangkit dan menjadi pemenang bahkan menjadi lebih dari pemenang, karena Tuhan memberi kuasa Roh Kudus supaya kita menjadi pemenang, pakai kuasa itu dalam hidup kita. “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." (Kis.1:8)

3. Harus melakukan two up yaitu Upgrade dan Update :

Two Up yang dimaksudkan disini adalah :

1. Upgrade – Kita harus siap melakukan progresive dalam pertumbuhan rohani kita, artinya kita siap berubah sesuai dengan rencana Allah. Panggilan tertinggi dalam orang Kristen adalah menjadi serupa dengan gambaran Yesus Kristus, karena itu siap dan lakukan upgrade dalam hidup kita.

2.  Update – Hidup kita juga siap menerima update untuk hal-hal yang baru, jika kehidupan kita tidak mau upadate maka kita tidak akan bisa mudah dengan apa yang baru datang dari Tuhan, jadi harus siap menerima update kerohanian, supaya tidak mengalami ketertinggalan dalam perkembangan apapun. Seperti smart phone, jika kita tidak melakukan update hal-hal yang baru maka smart phone kita tidak akan memiliki koneksi yang baru sehingga mengalami ketertinggalan. 

Mengalami finishing well dalam hidup ini dengan baik, jangan pernah tertarik dengan dunia ini dengan cara hiduplah sederhana, harus bisa menguasai rasa tidak berdaya dan putusasa dalam perjalanan hidup mengikuti Tuhan dan harus siap melakukan two up yaitu upgrade dan update dalam hidup kita supaya kita senantiasa terhubung dengan rencana kekal Allah yang kekal. Amin…

 

Note: Kotbah di kutip dari GBI PRJ



 

Mengunduh Artikel

Anda dapat mengunduh artikel yang anda tulis disini untuk menjadi berkat bagi banyak orang. Tulisan anda harus sesuai dengan norma norma dengan ajaran Kristus.