Kegerakan

Bookmark this
August 17, 2019 By Jim Yost

"Apa yang telah engkau dengar dari padaku di depan banyak saksi, percayakanlah itu kepada orang-orang yang dapat dipercayai, yang juga cakap mengajar orang lain." (2 Tim. 2:2)

Kegerakan Tuhan adalah sesuatu yang diluar kontrol, beda dengan kegerakan yang dibuat manusia. Saat ini tercatat 900 kegerakan diseluruh dunia dan satu kegerakan baru muncul di dunia setiap minggu. Kegerakan tidak di pengaruhi uang, posisi, kedudukan atau apapun yang ada di dunia ini, tetapi kegerakan dipengaruhi oleh pemimpin yang melakukan kegerakan tersebut. Pemimpin seperti apa yang memimpin kegerakan? 

"Jawab Yesus: "Adalah seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho; ia jatuh ke tangan penyamun-penyamun yang bukan saja merampoknya habis-habisan, tetapi yang juga memukulnya dan yang sesudah itu pergi meninggalkannya setengah mati. Kebetulan ada seorang imam turun melalui jalan itu; ia melihat orang itu, tetapi ia melewatinya dari seberang jalan. Demikian juga seorang Lewi datang ke tempat itu; ketika ia melihat orang itu, ia melewatinya dari seberang jalan. Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ia pergi kepadanya lalu membalut luka-lukanya, sesudah ia menyiraminya dengan minyak dan anggur. Kemudian ia menaikkan orang itu ke atas keledai tunggangannya sendiri lalu membawanya ke tempat penginapan dan merawatnya. Keesokan harinya ia menyerahkan dua dinar kepada pemilik penginapan itu, katanya: Rawatlah dia dan jika kaubelanjakan lebih dari ini, aku akan menggantinya, waktu aku kembali. Siapakah di antara ketiga orang ini, menurut pendapatmu, adalah sesama manusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?" Jawab orang itu: "Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya." Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, dan perbuatlah demikian!" (Luk. 10:30-37)

Ada 4 orang terlihat dalam cerita ini : 

1. Seorang korban yang tidak berdaya

Kadang-kadang kita kurang berempati dengan "mereka yang seharusnya tahu jalan lebih baik". Tapi jangan asumsikan mereka "tahu". Hari-hari ini dunia "malas tahu" terhadap penderitaan sesama manusia, karena kasih kita menjadi "dingin". Apabila kita melihat dunia hari-hari ini pengungsi akan terus meningkat dan gereja harus menjadi yang pertama sebagai penolong mereka.

2. Seorang yang sangat spiritual – Seorang imam (ay. 31)

Dia lebih mementingkan menjaga profil rohaninya daripada turun tangan dan membantu seorang yang dalam penderitaan. Memang kita harus "tampil beda", tampil beda bukan di dalam gereja, tetapi tampil beda dalam dunia di tengah-tengah masyarakat. Ingatlah ketika Yesus masih ada di dunia, orang-orang berdosa dan bermasalah yang selalu berada dekat dengan-Nya. Biarlah pelayanan menjadi gaya hidup kita. 

3. Seorang aktivis sosial – Seorang Lewi (ay. 32)

Dia memprioritaskan keamanan dan kenyamanan daripada membantu orang. Padahal dia dikenal sebagai orang yang peduli di tengah-tengah masyarakat. Kegerakan-kegerakan terjadi di tempat-tempat paling berbahaya. Disitulah tempat kebutuhan ada dan reputasimu tidak sepenting apa yang kamu buat sekarang ini. 

"Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala.(Luk. 10:3). 

"Tetapi Yesus berkata: "Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah." (Luk. 9:62). 

Jangan menjadi orang yang menoleh kebelakang dan melihat kegagalan masa lalu kita, karena itu akan menghambat kegerakan terjadi dalam hidup. Jangan juga melihat keberhasilan yang sudah kita peroleh, karena keberhasilan juga akan menghambat kegerakan baru. Mulailah segala sesuatunya dengan bertanya kepada Tuhan. 

4. Seorang yang tertolak – Seorang Samaria (ay. 33) 

Inilah seorang yang penampilan dan gaya bicara tidak terlalu "rohani", tapi orang Samaria yang melakukan kehendak Bapa di sorga. Seperti itulah Tuhan bekerja dalam kegerakan, Tuhan tidak akan memakai orang dengan jubah rohani, tetapi sebaliknya Tuhan akan memakai orang yang memiliki pergumulan rohani, terlihat biasa saja tanpa jubah rohani dan orang yang melakukan kehendak Bapa di sorga. 

Kesimpulan yang dapat kita ambil adalah orang Samaria adalah pemimpin yang dikehendaki Tuhan untuk melakukan kegerakan. Karena : 

- Dia punya "personal garansi" dengan pemilik penginapan (jangan menghakimi).(ay. 35) 

- Dia satu-satunya orang yang siap membantu (miliki kasih).(ay. 34) 

- Hubungan baik dengan masyarakat dan pola hidup yang mirip dengan Yesus (menjaga hubungan). 

- Itu yang diperlukan untuk "memimpin kegerakan". (mulai dari kegerakan kecil). 

Tuhan ingin kita memiliki hati seperti seorang Samaria, memiliki kasih dan memulai sebuah kegerakan kecil untuk menjadi berkat bagi banyak orang. Gereja yang akan menyelesaikan Amanat Agung adalah gereja yang mampu memulihkan masalah keluarga (broken home) dan mampu menjamah masyarakat sekitarnya melalui kegerakan dalam kasih. Jadilah seperti orang Samaria karena sedikit belas kasihan akan merubah dunia.

 

Note: Catatn kotbah di sadur dari GBI PRJ

Written by

Jim Yost



 

Mengunduh Artikel

Anda dapat mengunduh artikel yang anda tulis disini untuk menjadi berkat bagi banyak orang. Tulisan anda harus sesuai dengan norma norma dengan ajaran Kristus.