Kodrat

Bookmark this
February 11, 2020 By Esther Idayanti

Trevor Mallard, ketua parlemen Selandia Baru, duduk memimpin sidang sambil menggendong dan memberi susu pada Tutanekai (3 bulan), putra pertama dari anggota parlemen Tamati Coffey. Tamati sedang berbicara, karena itu Trevor mengambil alih bayinya. Kedua Bapak itu tidak canggung menggendong bayi dan memberi susu di tengah debat sidang. Kalau di Indonesia, pasti sudah ditanya, “Mana ibunya? Kok tidak bertanggung jawab?” “Kok suami mau aja disuru begitu?” Karena dianggap kodrat perempuan adalah “dapur, kasur, sumur”.

Tetapi menurut Yenny Wahid, arti kata “kodrat” adalah sesuatu yang secara khusus diberikan Tuhan bagi para wanita, yang tidak bisa dilakukan oleh para pria, yaitu menstruasi, mengandung, melahirkan dan menyusui. Di luar hal tersebut bukanlah kodrat, melainkan kesepakatan sosial. Ketika suami menyetujui istrinya bekerja, maka sah-sah saja. Menurutnya, justru akan lebih baik bila masyarakat tidak mengkotak-kotakkan. Contohnya, bila suami di-PHK dan istri terpaksa bekerja, maka suami tidak perlu minder, dan masyarakat tidak berkomentar miring karena mereka bisa menghargai kesetaraan.

Sebenarnya sejak dahulu budaya mengijinkan wanita bekerja, contohnya pedagang kain di pasar Klewer Solo, pembatik, pesinden sebagian besar perempuan. Tapi ada juga suami yang tidak mengijinkan istrinya bekerja. Ada alasan yang tepat, yaitu salah satu dari mereka perlu tinggal di rumah untuk mengurus anak-anak. Tetapi ada pula alasan harga diri. Dalam buku memoir-nya, Demi Moore menulis bahwa Bruce Willis merasa terluka ketika Demi Moore dapat mandiri dalam keuangan maupun karirnya. Bila bintang film beken sekaliber Bruce Willis masih merasa “terancam,” mungkin ada pria-pria lain yang merasa demikian. Idealnya, semua ditimbang dari kepentingan yang lebih besar dan kepentingan keluarga, bukan ego suami yang merasa tersaingi atau ego istri yang ingin independen. (Esther Idayanti)

TIDAK DI ATASMU. TIDAK DI BAWAHMU. SELALU DI SAMPINGMU. (Waller Winchel)

Written by

Esther Idayanti



 

Mengunduh Artikel

Anda dapat mengunduh artikel yang anda tulis disini untuk menjadi berkat bagi banyak orang. Tulisan anda harus sesuai dengan norma norma dengan ajaran Kristus.