Mengajar Anak Tentang Keuangaan

Bookmark this
February 11, 2020 By Esther Idayanti

Taukah Anda, kelompok yang paling banyak berhutang adalah para millenial? (usia antara 18 - 34 Tahun). 60% dari mereka tidak tahu kapan hutang tersebut akan lunas. 42% tidak tahu apakah hutang itu akan lunas atau tidak. Yang mengerikan, 20% dari mereka berharap supaya mereka meninggal saja dibanding harus melunasi hutang tersebut. Sebagian besar dari mereka terjebak hutang kartu kredit.

Mereka masih sangat muda, tetapi para milenial sudah terjebak hutang. Bukan salah mereka sepenuhnya bila para orangtua tidak memberikan ketrampilan mengelola keuangan bagi anak-anaknya:

(1) UANGMU BUKAN MILIKMU, TETAPI MILIK TUHAN. Kita hanyalah bendahara, bukan pemilik, karena Tuhanlah yang memberi kemampuan dan kesehatan untuk mendapatkan uang tsb. Karena itu, pengelolaan uang perlu dilakukan dengan bijaksana, tidak boleh berfoya-foya, dan harus dipertanggung jawabkan.

(2) TIGA KEGUNAAN UANG: DIBERIKAN, DISIMPAN, DIBELANJAKAN. Uang DIBERIKAN untuk kegiatan keagamaan, orang miskin, dll. Uang DISIMPAN dan diinvestasikan untuk masa depannya. Uang DIBELANJAKAN untuk kebutuhan dan kesenangan kita. Urutan yang benar adalah DIBERIKAN terlebih dahulu, DISIMPAN sebagian, baru kita hidup dari sisanya.

(3) AJARKAN PERBEDAAN ANTARA “KEBUTUHAN” DAN “KEINGINAN.” Ajak anak Anda berpikir, lebih baik membeli permen sekarang, atau menyimpan uang itu untuk kebutuhan lain yang lebih penting di masa depan. Untuk anak-anak yang masih sangat muda, batasi menonton iklan di televisi, karena hal itu mendorong keinginan mereka untuk membeli secara impulsif.

(4) AJARKAN MEMILIH. Ajak mereka berbelanja ke supermarket, dan melihat harga yang berbeda untuk saos tomat. Anda bisa membeli yang termahal hingga termurah.

(5) AJARKAN UNTUK MEMILIKI TUJUAN. Ajak mereka menabung untuk membeli barang yang mereka inginkan. Hal ini membantu menahan mereka untuk membelanjakan uang secara sporadis. (Esther Idayanti)

JANGAN PERNAH MEMBELANJAKAN UANG SEBELUM ANDA MENDAPATKANNYA (Thomas Jefferson)

Written by

Esther Idayanti



 

Mengunduh Artikel

Anda dapat mengunduh artikel yang anda tulis disini untuk menjadi berkat bagi banyak orang. Tulisan anda harus sesuai dengan norma norma dengan ajaran Kristus.