Mengampuni Seorang Pembunuh

Bookmark this
March 25, 2019 By Esther Idayanti, M.A.

MENGAMPUNI SEORANG PEMBUNUH

Tahun 1993 Oshea Israel (16 tahun) bertengkar dengan Laramium Byrd (20 tahun) pada sebuah pesta, lalu Oshea membunuh Laramium dengan menembaknya. Ibu Laramium, Mary Johnson, sangat sedih, marah, dan sakit hati kehilangan putra tunggalnya. Bertahun-tahun kemudian, Mary meminta kesempatan untuk bertemu Oshea di penjara, namun ditolak. Sembilan bulan setelah itu, ia meminta lagi, dan akhirnya dikabulkan. Mary ingin tahu mengapa Oshea membunuh anaknya. 

Selama dua jam mereka berbicara. Mereka tadinya tidak saling mengenal, lalu Oshea menyadari bahwa hidupnya mirip dengan hidup Laramium, walaupun saat pembunuhan terjadi ia tidak mengenal Laramium. Oshea membunuh tanpa mengenal siapa yang dibunuh. Di akhir pertemuan, Mary menangis keras-keras sampai hampir jatuh, dan Oshea memeluknya seperti memeluk ibunya sendiri. Mary pulang dan berpikir, “Saya baru saja memeluk pembunuh anak saya.” Saat itulah seluruh kemarahan dan kebencian selama 12 tahun hilang, Mary mengampuni Oshea sepenuhnya. 

Setelah Oshea keluar dari penjara (masa hukuman 17 tahun), ia bertemu Mary hampir setiap hari karena kini mereka bertetangga. Mary membantu Oshea mencari pekerjaan, dan Oshea mengunjungi Mary untuk membereskan sampahnya. Kata Oshea pada Mary, “Saya kagum karena Anda begitu berani menawarkan pengampunan... Hal ini memotivasi saya untuk tetap berada di jalan yang benar.” 

Kasih dan pengampunan, bukan balas dendam, adalah penyelesaian terbaik. Bagaimana bisa “move on” dari penghianatan ini? Ampuni. Bagaimana bisa bebas dari stres ditipu orang? Ampuni.

Mengampuni adalah urusan hati, bukan keadilan atau kelayakan. Oshea telah membunuh anaknya, apakah layak diampuni? Sebenarnya tidak. 

Secara hukum, pengadilan dilakukan dan Oshea dipenjara. Tetapi tidak perlu memenjarakan diri kita dalam kepahitan seumur hidup. Ampuni dan "move on." (Esther Idayanti)

KALAU KITA BENAR-BENAR INGIN MENCINTAI, KITA HARUS BELAJAR MENGAMPUNI (Mother Theresa)



 

Mengunduh Artikel

Anda dapat mengunduh artikel yang anda tulis disini untuk menjadi berkat bagi banyak orang. Tulisan anda harus sesuai dengan norma norma dengan ajaran Kristus.