Nada

Bookmark this
January 27, 2019 By Esther Idayanti, M.A.

NADA
Bayangkan dunia tanpa musik, seperti apa rasanya? Sambil mandi kita bernyanyi. Saat macet kita mendengarkan lagu. Ketika menunggu giliran di RS, ada musik. Waktu berolah raga pun diiringi musik. Karena musik sangat dekat di hati, ketika mendengar musik syahdu, kita sedih teringat masa lalu. Saat upacara 17 Agustus, kita bersemangat mendengar lagu perjuangan. Musik bisa membuat kita tersenyum atau menangis.

Musik bisa membuat kita bergoyang lembut seperti gending Jawa yang mengiringi para penari, atau mengajak bergoyang pinggul dengan dangdut. Musik juga mempengaruhi kerohanian kita. Karena itu, di rumah ibadah biasanya ada lagu atau alunan nada bacaan kitab suci yang mengiringi kita menyembah-Nya. Seluruh tubuh, jiwa dan kerohanian kita dipengaruhi oleh musik atau lagu yang kita dengarkan.

Melalui musik orang menjual sesuatu. Saya masih hafal lagu iklan Antimo saat saya masih kecil. Bukan hanya hafal nama obatnya, tetapi saya hafal kegunaannya gara-gara lagu itu. Orang modern tidak hanya menjual obat lewat lagu, tetapi juga menjual ide, faham, dan kepercayaan mereka. Katy Perry bernyanyi ia mabuk dan mencium perempuan lain, itu tidak mengapa. Justin Beiber butuh cinta dan “I want your body,” cinta yang berfokus pada nafsu.
Menurut para peneliti di Lawrence Technological University, lagu-lagu pop saat ini lebih banyak bernuansa kemarahan dan kesedihan dibandingkan dengan lagu-lagu zaman lampau. Mereka membandingkan 6,000 lagu terlaris tahun 1950 hingga 2016. Padahal menurut Journal of Personality and Social Psychology, lagu-lagu dengan lirik kekerasan meningkatkan emosi dan pemikiran negatif, lalu mendorong kekerasan. Melihat pengaruhnya pada hidup kita, apakah kita akan tetap mendengar semua lagu yang “enak didengar”? Lagu macam apa yang Anda dengarkan? (Esther Idayanti)


ANDA ADALAH APA YANG ANDA DENGARKAN



 

Mengunduh Artikel

Anda dapat mengunduh artikel yang anda tulis disini untuk menjadi berkat bagi banyak orang. Tulisan anda harus sesuai dengan norma norma dengan ajaran Kristus.