Perdamaian

Bookmark this
February 11, 2020 By Esther Idayanti

Tanggal 21 September adalah hari Perdamaian Dunia. Tetapi apakah benar kita bisa mencapai perdamaian dunia? Menurut Ronald Reagan, perdamaian bukan berarti tidak ada konflik, tetapi kemampuan untuk menangani konflik dengan cara-cara yang damai. Untuk sebuah negara dengan penduduk yang sangat beragam latar belakang suku, agama, dan budayanya seperti Indonesia, kalau kita tidak menjadi pakar dalam menangani konflik, negara ini akan terus-menerus terancam perpecahan. Yang jelas, hoax dan demo dengan merusak fasilitas umum bukan cara yang tepat untuk menangani konflik.

Sebenarnya perdamaian dunia atau Indonesia tidak bersumber dari ruang sidang para wakil rakyat yang terhormat, bukan juga menjadi tanggung jawab negara, polisi dan tentara. Perdamaian dunia dimulai dari rumah kita masing-masing. Apa yang kita ajarkan pada anak-anak kita? Apakah kita mengajarkan kasih dan kesetaraan? Bagaimana sikap kita terhadap orang-orang yang berbeda dengan kita? Dan yang lebih penting lagi, bagaimana cara orangtua menyelesaikan konflik? Jangan kaget kalau para remaja melempar batu dan tawuran, bila di rumah orangtua saling berteriak, bicara kasar, merendahkan, bahkan melempar barang atau memukul.

World peace begins at home. Dari rumah kita belajar hidup dalam perbedaan, saling mengasihi walupun berbeda pendapat. Di rumah kita bicara dengan sopan di tengah konflik. Kita belajar mendahulukan orang lain, bukan mau menang sendiri. Di rumah kita membangun karakter, dan menyadari bahwa kekuasaan dan uang bukan yang utama. Sehingga di jalanan, di kantor, di kelurahan, di rumah ibadah, di ruang sidang yang terhormat, kita praktekkan hal yang sama.

Perdamaian dunia mungkin tujuan yang sangat besar, yang sepertinya tidak mungkin tercapai. Tetapi hal ini tidak boleh membuat kita berhenti melakukan bagian kita dalam upaya mewujudkannya. Peace! (Esther Idayanti)

KETIKA KEKUATAN CINTA MENGALAHKAN CINTA AKAN KEKUASAAN, MAKA DUNIA AKAN MENGENAL PERDAMAIAN (Jimi Hendrix)

Written by

Esther Idayanti



 

Mengunduh Artikel

Anda dapat mengunduh artikel yang anda tulis disini untuk menjadi berkat bagi banyak orang. Tulisan anda harus sesuai dengan norma norma dengan ajaran Kristus.