Permulaan Yang Baru

Bookmark this
February 26, 2019 By Pdt. Niko Nyotorahardjo, DR.

Permulaan Yang Baru
Ayat    : Yesaya 43:19

Bulan April ini adalah bulan Paskah. Paskah bicara tentang kebangkitan Tuhan Yesus. Paskah bicara tentang kemenangan atas maut, bicara tentang keajaiban dan kesembuhan. Tuhan Yesus mati menebus dosa kita. Dan pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati. Mati ada 3 jenis:
1.    Mati secara fisik
2.    Mati secara rohani
3.    Mati selama-lamanya di neraka.

Untuk itulah Tuhan Yesus datang ke dunia supaya menebus manusia, karena semua orang sudah berdosa dan upah dosa adalah maut. Bagaimana caranya Tuhan Yesus menebus manusia dari dosa ? Yaitu dengan cara darah tercurah dan mengucur keluar. DIA mati dengan digantung di kayu salib.
Mengapa Tuhan Yesus harus mati dengan cara menderita yang sangat diluar batas kemanusiaan ?
1.    Alkitab mencatat bahwa tanpa penumpahan darah, tidak ada pengampunan dosa.
2.    Penyakit kitalah yang ditanggungNYA.
3.    Dan penderitaan kitalah yang dipikulNYA. Oleh bilur-bilurNYA kita disembuhkan.
Apapun yang kita alami, apapun masalahnya percayalah Tuhan Yesus sayang kita semua. Kita punya masa depan penuh pengharapan. Sebab Tuhan Yesus hidup !! Alkitab berkata, kalau sampai Tuhan Yesus tidak bangkit maka sia-sialah semua pemberitaan Injil, dan sia-sialah kematian orang-orang yang mempertahankan iman. Dan kita adalah orang-orang yang paling malang dari antara segala manusia.

Tetapi, PUJI TUHAN !! Tuhan Yesus bangkit !! Sehingga pemberitaan Injil tidak sia-sia. Dan kematian orang-orang yang mempertahankan iman tidak sia-sia. Dan lebih dari pada itu, kita adalah orang-orang yang paling beruntung dari antara segala manusia. Kita menjadi lebih dari pemenang.

Karena Tuhan Yesus hidup, maka DIA memberikan visi yang baru di tahun 2018 yaitu tahun 2018 adalah Tahun Permulaan Yang Baru. Tahun permulaan yang baru berarti:
1.    Yang lama berlalu dan yang baru sudah datang
2.    Orang yang percaya kepada Tuhan Yesus, kita tidak boleh menggunakan sifat lama kita (perbuatan daging dalam Galatia 5:19-21).
3.    Tuhan akan membuat jalan yang baru, seperti dalam Yesaya 43:19
Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara

Mujizat akan terjadi ketika kita percaya kepada Tuhan. Ada figur anak dalam peristiwa pemberian makan 5000 orang laki-laki belum dihitung perempuan dan anak-anak.
Matius 18:3 Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga

Ada apa dengan figur anak kecil ? Ini adalah beberapa sifat anak kecil:
1.    Suka menangis. Kita akan menangis dihadapan Tuhan karena merasakan kehadiranNYA.
2.    Tidak menyimpan dendam.
3.    Tidak berbohong.
4.    Ingin dekat kepada orangtua.
5.    Ingin selalu dituntun oleh orangtuanya.
6.    Percaya kepada orangtuanya.
Mujizat yang tidak lazim akan terjadi pada kehidupan kita, asal percaya dan tetap berpegang pada FirmanNYA.

 

Ringkasan Kotbah diambil dari GBI Sudirman

Written by

Pdt. Niko Nyotorahardjo, DR.



 

Mengunduh Artikel

Anda dapat mengunduh artikel yang anda tulis disini untuk menjadi berkat bagi banyak orang. Tulisan anda harus sesuai dengan norma norma dengan ajaran Kristus.